- Tradisi Gantung Bra di Rumah Minum Milwaukee2 hari lalu
- Ludahi Polisi Singapura, Pria Inggris Didenda Rp 79 Juta4 hari lalu
- Ayah-Ayah yang Mengajarkan Anaknya Jadi Penjahat5 hari lalu
- Valentine”s Day di Brasil, Masculino Lebih Romantis Ketimbang Feminino5 hari lalu
- Disengat Ubur-Ubur, Chloe Gagal Pecahkan Rekor6 hari lalu
2012, Realisasi Investasi di Kawasan BP Batam Capai 148,781 Juta Dolar AS
Realisasi investasi asing di Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) Batam tahun 2012 lalu mencapai 148.781.225 Dollar AS. Nilai itu didapat dari investasi 48 perusahaan senilai 84.294.378 US Dolar serta perluasan 13 perusaah asing yang sudah ada di Batam senilai 64.486.847 dolar AS.
Hal tersebut disampaikan Ilham Eka Hartawan, Kabid Humas dan Publikasi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin(7/2). Dibandingkan tahun 2011 lalu, investasi baru dan perluasan di kawasan bebas Batam ini mengalami penurunan baik dari jumlah investor dan nilai investasi.
“Bila dibanding peripode sama 2011, investasi baru dan perluasan di kawasan bebas Batam mengalami penurunan. Namum bila dibanding 2010 lalu, nilai investasi tahun 2011 dan 2012 tercatat lebih tinggi,” kata Ilham.
Tahun 2011 lalu nilai investasi baru senilai 103.081.403 dolar AS dari 91 perusahaan baru dan 64.571.122 US Dolar dari 22 perusahaan yang melakukan perluasan.
Sementara tahun 2010 lalu, jumlah investasi dari perusahaan baru yang masuk ke Batam sebesar 76.368.459 dolar AS dari 60 perusahaan, sementara perluasan mencapai 13.496.327 dolar AS dari tiga perusahaan.
Ilham menilai investasi tersebut termasuk tinggi. Ini membuktikan Batam masih primadona bagi para investor asing. Ia berharap semua elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga agar kota Batam tetap dipercaya sebagai kota tujuan investasi internasional.
Ilham mengatakan negara-negara kawasan Asia seperti Singapura, Malaysia, Korea Selatan, China, Taiwan, Jepang masih menjadi negara paling banyak berinvestasi di Batam. Pada 2012 ada beberapa negara kawasan lain seperti Eropa dan Amerika yang juga berinvestasi di Batam.
“Iklim investasi di Batam ini masih sangat kondusif. Ini juga terbukti dari minimnya perusahaan yang hengkang dari Batam. Kalau tidak salah hanya satu perusahaan yang hengkang , itu pun karena produk mereka tidak sesuai permintaan pasar,”kata Ilham.
Selain itu menurut Ilham masih ada beberapa perusahaan yang ingin berinvestasi di Batam. Ia berharap para pengusaha asing tersebut bisa merealisasikanya untuk memberikan lapangan pekerjaan baru bagi warga di Batam. (ian)










