- Ditinggal Shalat Jumat, Mobil Dibobol16 jam lalu
- Satria FU dan V-ixion Digondol Maling16 jam lalu
- Kantor Notaris Disatroni Maling21 jam lalu
- Oknum TNI Ikut-ikutan Bajak Truk2 hari lalu
- Imam Kabur ke Sekupang4 hari lalu
13 Kota Dinilai Terbaik Beri Layanan Publik, Batam Tak Masuk
Hari ini (28/3) bertempat di Balai kartini Jakarta 13 bupati/walikota se Indonesia akan menerima penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara (CBAN).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar.
Penghargaan diberikan, karena kota/kabupatentersebut dinilai terbaik dalam pelayanan publik.
Ketigabelas pemimpin kota/kabupaten itu ialah;
- Walikota Denpasar
- Walikota Depok
- Walikota Magelang
- Walikota Pekalongan
- Walikota Sleman
- Bupati Bogor
- Bupati Boyolali
- Bupati Kudus
- Bupati Majalengka
- Bupati Ogan Komering Ulu
- Bupati Pak-pak Bharat
- Bupati Pinrang
- Bupati Sleman
Sementara itu, Wakil Menpan-RB Eko Prasojo mengatakan penentuan pemberian penghargaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dilihat mulai dari seberapa jauh pelayanan dasar yang dilakukan seperti pada pelayanan kesehatan, pendidikan, perijinan, dapat dirasakan oleh masyarakat. “Sehingga kehadiran pemerintah itu bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Makanya kata Eko, pihaknya selalu mendorong Pemda untuk selalu inovatif dan kreatif didalam pelayanan kepada masyarakat. Kata dia, Pemda juga harus membuka saluran-saluran informasi yang dapat menunjang transparansi. “Kepala daerah harus cerdas dalam menyikapi perkembangan dan tuntutan masyarakat,” pungkasnya. (ptt/jpnn)








rudi
28 Maret 2013 at 07:03
klu batam ga usah ditanya justru dibatam pelayanan publick yg paling bobrok malah pemko setempat ga perduli sama masyarakatnya,bahkan utk fasilitas umum buat kenyamanan warganya sama sekali tdk pernah diperhatikan termasuk didaerah kota batam seperti halte bus ,memang ada tapi tak banyak cuma klu hujan datangbersama angin para penunggu bus pasti basah kuyup dan tempatnya kumus banyak air tergenang…saya warga batam kerja disingapore..
dan banyak orang singapore teman saya dan pada saat saya naik taksi ,para supir taksi disingapore rata2mereka bila datang kebatam berkunjung merasa tidak berkesan dgn kehindahn batam yg kumuh….itu ungkapan mereka bila saya ngobrol dgn mereka ketika saya menyewa taksi itu….malu dong katanya kota industri..
tapi apa kota industri perempuan malam..
Rumah Batam
28 Maret 2013 at 14:51
Mungkin Batam masuk yang ke 15..